4 Perbedaan Terbesar Orang Indonesia dan Amerika



Amerika Serikat. Dikenal juga sebagai United States of America. Memiliki sistem pemerintahan federal dan merupakan asal sistem pemerintahan presidensial. Salah satu negara super-power di dunia yang merupakan salah satu dari negara termaju di dunia. Hampir superior dalam segala bidang, yang paling mencolok adalah pertahanan, teknologi, dan ekonomi. Selain itu, juga merupakan pembuat masalah terbesar di dunia setelah Russia.


Indonesia. Dikenal juga sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara dengan 17,000 pulau dengan sistem pemerintahan presidensial dengan berlandaskan Pancasila. Negara kepulauan besar yang berada di antara 2 benua dan 2 samudra. Salah satu negara transit perdagangan yang cukup ramai. Memiliki hubungan yang cukup buruk dengan Malaysia dan merupakan salah satu negara paling konsumtif dan korup di dunia.

Setelah anda melihat secara sekilas kedua negara tersebut, maka akan terdapat jutaan perbedaan antar penduduknya. Tapi, ada beberapa perbedaan yang sangat mencolok di antara kedua negara ini dan penduduknya. Saya mencoba mengupas dari sisi edukasi dan sosial budaya.

  1. Pilih yang mana, universitas/sekolah swasta atau negeri?
    Coba anda ajukan pertanyaan ini kepada orang Indonesia, pasti mereka akan langsung menjawab “jelas negeri!”. Di Indonesia, sekolah swasta umumnya tidak terlalu terkenal, kecuali jika memang punya nama besar seperti Bali International School atau sejenisnya yang memiliki prestasi tingkat tinggi. Umumnya orang Indonesia lebih memilih sekolah negeri karena biaya lebih murah. Begitu juga dengan orang Amerika. Sekolah negeri atau public schools di sana memang dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah negara bagian yang bersangkutan. Namun, ketika menyangkut kualitas, umumnya sekolah swasta di Indonesia memiliki sedikit masalah dengan kualitas. Persepsi bahwa sekolah swasta memiliki mutu yang kurang daripada sekolah negeri menyebabkan sekolah negeri kebanjiran peminat. Lain halnya dengan di Amerika. Meskipun biayanya lebih mahal, sekolah swasta dilirik oleh orang mampu karena sekolah swasta atau private schools umumnya memiliki image borjuis dan elite. Soal mutu, mungkin ada perbedaan sedikit, tapi tidak terlalu signifikan.
  2. Yang mana duluan, teori atau praktek?
    Sistem pendidikan di Indonesia terlalu menekankan pada teori. Semuanya berdasarkan teori. Memang sekolah mempunyai lab, namun jarang digunakan. Siswa-siswa SD diajarkan materi yang jauh melebihi kemampuan nalarnya. Secara akademis, mereka bagus. Namun, begitu disuruh melakukan praktek, mereka kelabakan. Seperti sebuah adegan dari film 3 Idiots, hanya Rancho yang mempraktekkan air garam sebagai elektrolit dengan cara menyetrum seniornya yang kencing di depan pintunya dengan sebuah sendok. Semua orang tahu kalau air garam adalah elektrolit, tapi tidak semua orang bisa mempraktekkan kegunaannya.
    Orang Amerika berbeda lagi. Mereka memiliki rasa ingin tahu dan sikap ilmiah yang cukup tinggi. Sistem pendidikan berbasis pada learning by doing atau “belajar dengan cara melakukan”. Jika anda berkunjung ke sekolah Amerika, biasanya pada pelajaran sains, lab pasti ramai. Selain itu, di beberapa sekolah, terdapat kewajiban kerja amal. Ini melatih soft skill siswa untuk hidup di masyarakat. Sebagai perbandingan, dalam kurikulum Amerika tidak dikenal adanya “Pendidikan Agama” ataupun “Budi Pekerti” atau “Pendidikan Anti-Korupsi”. Tapi apakah itu berarti mereka tidak punya moral dan akhlak? SALAH BESAR! Di Indonesia, kita hanya mempelajari teori Budi Pekerti, bukan mempraktekkan, sedang orang Amerika sudah belajar etika dari masyarakat sejak kecil.
  3. Konsumerisme
    Orang Indonesia cenderung ikut-ikutan. Entah itu trend handphone, memakai kawat gigi, bermobil, dan sejenisnya. Hal itu menyebabkan tingkat konsumsi Indonesia akan barang luar sangat besar. Apalagi penyebabnya kalau bukan iklan-iklan tidak bermutu di media massa dan tekanan teman-teman (peer group). Remaja-remaja membuang-buang uang untuk membeli BlackBerry, berbondong-bondong ke ahli gigi untuk memasang kawat gigi yang membuat penampilan mereka semakin hancur saja, dan merengek kepada orang tua agar dibelikan mobil. Bahkan para orang tua pun memiliki konsumsi yang cukup besar, apalagi yang tinggal di daerah metropolitan macam Jakarta.
    Sebenarnya orang Amerika tidak terlalu berbeda, tapi mereka mempunyai konsep yang jelas tentang keuangan mereka. Dengan bantuan financial advisor, perencanaan keuangan menjadi mudah. Ditambah dengan asuransi, maka mereka tidak perlu khawatir apabila mobil mereka tiba-tiba hancur. Tapi yang terlihat jelas berbeda adalah kemampuan remaja Amerika dalam mencari uang sedari remaja. Tidaklah aneh melihat mahasiswa bekerja di sebagai kasir convinience store atau busboy di McDonalds untuk mencari tambahan uang jajan. Intinya, mereka lebih tahu cara menggunakan uang.
  4. Apakah jalan hidupmu hanya satu, atau banyak?

    Sistem pendidikan Indonesia memiliki ciri khas, yaitu sistem penjurusan sedari SMA yaitu IPA dan IPS. Dan celakanya, pamor jurusan IPA lebih baik daripada IPS. Hal ini membuat seolah-olah jalan hidup dibagi menjadi 2, yaitu mau jadi orang IPA atau IPS. Tapi tetap saja, sistem pendidikan Indonesia tidak menghargai siswa itu sendiri karena sistem ini. Siswa adalah sebuah wildcard, seorang Novice yang belum memperoleh Job dan mengalokasikan Skill Point. Dengan adanya penjurusan, maka sekolah mematikan hak siswa untuk memilih apa yang disenangi.
    Di Amerika, siswa diberi kebebasan memilih mata pelajaran apapun yang ia sukai. Selain menyenangkan, sistem itu membuatnya lebih cepat mengenali kemampuannya sendiri. Hal ini sesuai denga pandangan liberal bangsa Amerika.
  5. Hanya itu saja yang bisa saya kumpulkan dulu. Tidak ada maksud apapun, saya hanya menyampaikan pendapat saya sebagai blogger. Salam damai.

    UPDATE: Perbedaan Orang Indonesia dan Amerika – Part 2

    About these ads

About darksiderzukasa

I am a drifter. I do not belong to anyone. I am a free spirit. My words are not tied to any rules.

Posted on Maret 26, 2011, in Sosial and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 27 Komentar.

  1. yah apa mau dikata =,=
    butuh berapa lama buat bisa mengejar Amrik dalam bidang pendidikan DOANG yak.
    Belum bidang politik, ekonomi, pemerintahan.
    Ah kapan bisa mengejar ORZ

    ada post tentang Eyeshield.
    Komen yak xD

    Klo Char Eyeshield 21 Beneran Ada, Inilah Mereka

  2. mantaf analisanya sob !,
    numpang nambahi
    – Banyak orang Indonesia yang sekolah tinggi-tinggi demi menjadi pegawai negeri, tak sedikit pula yang rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk bisa menjadi pegawai negeri sipil.

  3. lu salah klo mutu negri lebih bagus. justru swasta yang bih bagus. ex: pernah denger ada anak sekolah swasta yg tawuran?

    • memang ada benernya sih. kalo anda lihat sekolah swasta macam Gandhi Memorial atau Lab School, kualitas sekolah mereka jauh lebih daripada sekolah negeri. namun, di tempatku, sekolah swasta cenderung punya image “mahal” dan kebanyakan orang di sini memilih sekolah di negeri. dan berhubung banyak sekolah negeri jadi RSBI (sekolah bertaraf internasional) maka makin banyak aja yang masuk negeri. Tapi dari yang saya lihat di kota besar, memang sekolah swasta lebih bagus, karena siswanya tidak sebandel siswa negeri. Itu mencuatkan kesan “elite” sekolah swasta. thanks atas masukannya, akan aku tinjau kembali :D

  4. mr. sectiocadaveris

    masyarakat Amerika memang memiliki polah pikir dan akhlak yg lebih maju dari kita. memang tidak semua, tapi rata-rata.
    saya pernah baca [lupa di mana] kalau orang Amerika itu sudah punya kebiasaan membaca buku yg mengakar jauh sebelum TV ditemukan. tidak heran orang Amerika umumnya lebih pinter2 dibanding kita. sedangkan kita justru menyibukkan diri dengan hal2 yang tidak perlu, dan melupakan yang penting.
    hehe
    salam

    • jangankan orang amerika, saudara dekat kita saja (jepang) memliki minat baca yang sangat bagus. Remaja-remaja saat di kereta atau nunggu bus, mereka baca buku.
      terima kasih atas kunjungannya :D

  5. point 4: sangat setuju.
    dengan penjurusan dan sistem pendidikan sekarang, pendidikan di Indonesia hanya akan menghasilkan robot-robot atau keledai-keledai seperti dalam 3 Idiots.

  6. dari 3 idiots juga bisa dilihat tentang perilaku orang indonesia.orang indonesia banyak yang bersikap seperti farhan dan raju yang cenderung bersekolah untuk mencari ijazah agar diterima bekerja, jarang ada anak indonesia seperti rancho yang bersekolah bukan untuk mencari ijazah tapi bersekolah untuk belajar

  7. TAHUKAH ANDA…?
    Indonesia sebenarnya lebih baik dari Amerika…
    Namun, knpa kita masih kalah…?
    Pertama, hal tersebut dimulai dari zman nenek moyang…
    Mereka bertualang dan mengadopsi kebudayaan dan hal” lain dari dunia luar…
    Dan hal tersebut membuat kita berpikir, “di luar ada yg lebih bagus, knp kita tidak keluar aja?”…
    Kita sebenarnya memiliki kualitas yg lebih bagus, tapi sayangnya semua sudah pergi ke luar negeri…
    Dan coba tebak apa yg ditinggalkan…
    Yang ada di negeri kita hanyalah orang” yg kurang berkualitas, sehingga jika dibuat grafik DALAM NEGERI justru kebanyakan yg kurang berkualitas…
    Sementara jika dibuat grafik DUNIA, maka kita tidak beda jauh dengan negra lain…
    Tapi mau gmana lagi, hal tersebut sudah terlanjur…
    Yang bisa kita lakukan hanyalah “CINTAILAH INDONESIA”,”MAJUKANLAH INDONESIA DARI DALAM”,”COBALAH UNTUK MENGENALKAN KEUNGGULAN KITA KEPADA DUNIA”…
    Jika bukan kita yg mulai memajukan Indonesia, lalu siapa lagi…?
    APA KATA DUNIA…?

  8. i love u amrik…

  9. ya memang ini sudah menjadi dinamika masyarakat indonesia ………………………..udah menjadi kebiasaaan

  10. numpang ngoment boyy,,, Indonesia itu lebih baik dari amrik, tapi kita itu kebanyakan mengadopsi teori2 jadi cuma sebatas teori aja yang bisa ??

  11. solusinya kita harus bisa menjadi generasi yang membuat perubahan sistem dan pola pikir atau kebiasaan yg dapat membuat masyarakat di indonesia sadar bahwa kita dan negara ini mempunyai potensi besar untuk menjadi negara yg setara dengan negara maju lainnya :-)

  12. keren gan. izin copas ya buat menyadarkan anak2 sok gaul :p hehehe

  13. yah.. memang benar, begitulah keadaan masyarakat kita. maka kita harus merubah semuanya mulai dari diri kita tuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

  14. Hi there all, here every one is sharing these kinds of familiarity,
    therefore it’s good to read this web site, and I used to visit this web site everyday.

  15. tapi kalau urusan gampang cari uang indonesia lebih gampang ketimbang di luar. kata temen ane orang amerika yg tinggal udah lama di indonesia

  16. educational in america is better than indonesia. I thing so..

  17. please indonesian education must more america can we choose the lern

  18. mari kita bersama sama membangun bangsa kita dan kita bangkitkan mutu pendidikan dan budaya secara formal international di berbagai negara .

  19. wahh Perbedaan antara America dan Indonesia memang jauh berbeda. dan terima kasih banyak untuk infonya :)

  20. Salut untuk yang buat ^^
    Jadi ngena :v
    salah satu contohnya soal ‘berbahasa’ nih gan , jangankan tata bahasa inggris ..
    tata bahasa indonesia aja masih ada yang nggak ngerti, padahal sudah mahasiswa. Dan di daerah ane nih gan, masih tabu make bahasa inggris. Sekalinya make malah dikatain sombong. Untungnya ane bisa ngakalin pake nada biar dikira lagi nyanyi :v

  1. Ping-balik: Pembunuh Generasi Penerus Bangsa? | KEM2011

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 231 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: