Fatwa Haram Rebonding dan Foto Pre-Wedding Tidak Masuk Akal


Wah, bener-bener gila kasus ini. Seakan agama ingin mengatur semua tingkah laku kita. Ini berita dari VivaNews mengenai turunnya fatwa haram rebonding dan foto pre-wedding yang dikeluarkan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Untungnya, MUI akan mengkaji fatwa ini🙂 biar ga pada ribut.

[VivaNews]

Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Lirboyo, Kediri, Jawa Timur kembali mengeluarkan keputusan kontroversial.
Forum itu mengharamkan pelurusan rambut atau rebonding dan foto pasangan sebelum pernikahan atau pre-wedding.
Berita yang santer beredar di situs jejaring sosial dibenarkan oleh Juru bicara Ponpes Lirboyo, Kediri, Nabil Haroen.
“Lebih tepanya keputusan itu keluar dari Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri di Lirboyo,” kata dia, ketika dihubungi VIVAnews, Jumat 15 Januari 2010.
Ditanya soal alasan pelarangan rebonding, Nabil mengatakan itu sudah tertuang dalam hasil keputusan forum.
“Hukum merebonding dan pengeritingan rambut hukumnya haram kecuali bagi wanita yang sudah bersuami dengan syarat ada idzn az-zauj (seizin suami),” seperti yang tertulis dalam keputusan Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) Lirboyo.
“Sedangkan memodifikasi rambut dengan model punk atau rasta hukumnya haram karena terdapat unsur tasyabbuh bil fussaq (menyerupai orang-orang fasik),” lanjut putusan itu.
Sementara, untuk foto pra nikah atau pre-wedding, alasan pengharaman berlaku untuk pasangan mempelai dan juga fotografer.
“Bagi calon mempelai, hukumnya haram jika terdapat; ikhtilat (percampuran laki-laki dan perempuan), kholwat (berduaan) dan kasyful aurat (membuka aurat),” kata putusan tersebut.
Sementara, untuk fotografernya, “hukumnya tidak boleh karena hal itu menunjukkan sikap rela dengan kemaksiatan,” jelas putusan tersebut.
Di bagian akhir putusan soal foto pra nikah ditulis catatan. “Jawaban di atas hanya berlaku bila pembuatan foto tersebut dilakukan pra-akad, tidak ada rekayasa sama sekali dan tidak ada dhon (asumsi) atau keyakinan munculnya penilaian negatif masyarakat.”

Selain itu, forum yang sama juga mengeluarkan fatwa haram wanita pengojek maupun yang naik ojek. Katanya sih karena bisa menjurus ke maksiat antara lain, bersentuhan kulit, menampakkan aurat, dan kemungkinan berduaan dengan pengendara di tempat sepi.

Untuk fatwa haram rebonding, dasarnya sangat lemah. Zaman sekarang kan sudah biasa wanita mempercantik diri. Yang salah itu orang yang melontarkan tuduhan “maksiat”. Kan mempercantik diri itu sama dengan kita menghargai diri kita sendiri. Mengapa kita harus mengurusi urusan pribadi orang?🙄

Juga untuk foto pre-wedding, sangat lucu😆
Siapa sih, yang ga ingin mengabadikan saat-saat bahagia dengan pasangan? Kan maksudnya merekam moment yang paling bahagia (sebelum nikah) agar nantinya ada yang dikenang. Lalu fotografernya mah, ga usah disalahin. Dia kan kerjaannya emang motret, wajar aja dia ada di sana. Fotografer juga perlu makan.

Lalu, wanita naik ojek dan tukang ojek wanita? Bisa seharian ibu kita bolak-balik jalan dari pasar doang kalau rumahnya jauh😆
Wanita jadi tukang ojek? Why not? Cowok aja ada yang jadi tukang masak. Sekarang zaman emansipasi, hak perempuan sama dengan hak laki-laki. Wanita itu manusia, perlu duit buat makan. Kalau pekerjaannya tukang ojek, ya udah, terserah dia, ga apa-apa kan selama kerjannya halal. Kenapa kita harus ngurus orang lain?

Beragama itu BUKAN ngurusin orang lain, tapi ngurus diri sendiri. Kita tidak bisa memaksakan pandangan kita kepada orang lain. Ga boleh nuduh orang itu salah agama, orang ini tidak beragama! Kita ga bisa ngukur keagamaan orang lain, sebelum kita bisa mengukur keagamaan dalam diri kita sendiri😉

About darksiderzukasa

I am a drifter. I do not belong to anyone. I am a free spirit. My words are not tied to any rules.

Posted on Januari 19, 2010, in Sosial and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: