Bingung Memilih Antara DSLR atau Compact Camera?


DSLR, atau “Digital Single Lens Reflex” camera, merupakan kamera yang memakai sistem cermin mekanik dan pentaprism untuk meneruskan cahaya dari lensa ke viewfinder. Terkenal di antara penggiat fotografi, DSLR adalah kamera yang sangat bebas digunakan, mulai dari pengaturan hingga efek-efek khusus. Sayangnya, dengan segala kebebasannya, diperlukan sedikit waktu untuk mempelajari DSLR sampai mahir.

Compact Camera, atau Digicam atau point-and-shoot camera, merupakan kamera yang merekam gambar dengan memakai sensor elektronik yang meneruskan cahaya ke LCD. Kecil dan praktis, digicam lebih mudah dibawa ke mana-mana dan tidak memerlukan waktu banyak untuk mempelajarinya. Namun, karena ukurannya dan lensanya, banyak fitur-fitur seperti pengaturan aperture dan shutter speed tidak bisa kita akses.

Sekarang anda sudah tahu sekilas beda antara DSLR dengan digicam. Tapi, bagi yang bingung memilih antara DSLR atau digicam, saya memberikan beberapa tips sebagai berikut.

  1. Pertimbangkan kantong anda
    Hal terpenting sebelum memilih kamera adalah: hitung dulu anggaran anda. Kamera DSLR memiliki rentang harga dari 4 jutaan hingga puluhan juta, sedangkan digicam relatif lebih murah yaitu dari 1 jutaan hingga 10 jutaan. Jangan mempercayai penjual yang menjual jauh di bawah harga pasar, karena kemungkinan produk itu adalah illegal atau bekas. Ingat juga, jika anda berniat membeli DSLR, pertimbangkan lagi anggaran anda karena DSLR, tidak seperti digicam yang hanya tinggal beli saja, memerlukan peralatan lainnya seperti lensa, tripod, speed-light, dan semacamnya. Kadang, harga peralatan penunjang DSLR lebih mahal daripada kameranya sendiri.
  2. Gengsi atau niat?
    Faktor kedua adalah diri anda sendiri. Apakah anda benar-benar berniat mempelajari fotografi? Atau hanya ikut-ikutan trend ababil? Atau anda hanya mengejar gengsi semata? Jika anda memang benar-benar ingin mempelajari fotografi dan menghasilkan foto-foto bagus, maka belilah DSLR yang newbie-friendly. Maksudnya adalah mudah digunakan oleh orang yang sama sekali belum pernah memegang DSLR sebelumnya. Bagaimana caranya tahu? Kunjungi situs-situs review kamera DSLR di Internet.
    Apabila anda hanya perlu kamera untuk foto-foto narsis atau hanya untuk dokumentasi ringan, maka cukuplah dengan digicam yang lebih murah dibandingkan DSLR. Anda tidak perlu repot-repot mengatur segala macam, cukup jepret saja. Ingat, peralatan bagus di tangan pemula tidak ada artinya.
  3. Siap repot atau tidak?
    Memiliki DSLR berarti siap menanggung berbagai macam biaya tambahan, seperti servis lensa, sensor, dan semacamnya. Selain biaya, anda juga dituntut belajar lebih, karena mengoperasikan DSLR lebih rumit dibandingkan digicam. Anda juga perlu mempelajari teknik-teknik fotografi dan seluk-beluknya. Semuanya tidak masalah jika anda memang serius.
    Lain halnya jika anda hanya ingin mengabadikan momen keluarga anda di objek wisata, cukup beli digicam saja. Anda tidak perlu repot-repot belajar apapun, kecuali fungsi menu pada kamera anda. Semuanya sudah diatur oleh kamera, anda tinggal tekan tombol saja.

Sekian tips dari saya, apabila berkenan boleh diikuti. Selain 3 faktor di atas, mungkin masih banyak faktor lain pada anda; yang saya sampaikan hanya faktor-faktor umum saja. Sekian dan terima kasih!

About darksiderzukasa

I am a drifter. I do not belong to anyone. I am a free spirit. My words are not tied to any rules.

Posted on Maret 27, 2011, in Tips dan Trik and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. nice post…sekarang memang banyak yang sekedar gengsi…giliran ditanya teknik fotografi atau ikut komunitas apa ga ada yang bisa njawab…hahaha…anak muda jaman sekarang…šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: