Tips Memotret Sunrise



Saat matahari terbit terdapat banyak sekali variasi foto yang bisa dibuat. Yang paling populer adalah foto siluet. Pada saat ini, keadaan dan intensitas cahaya sangat bagus dan cocok dengan kombinasi shutter speed dan aperture macam apapun. Hanya diperlukan kreativitas berkreasi dengan kamera saja, tidak perlu memiliki lensa tele, lensa KIT saja cukup. Saya akan mencoba berbagi tips agar anda bisa memotret momen alam yang indah ini.

  1. Bangun pagi! Ingat waktu juga!
    Hal ini tidak boleh dilupakan. Karena sunrise hanya terjadi dalam rentang waktu kira-kira 30 menit – 1 jam, maka anda harus datang ke lokasi (biasanya pantai) setidaknya saat hari masih agak gelap. Selain itu, bila anda semakin cepat ada di lokasi, maka anda bisa mengambil foto lebih banyak, mempersiapkan peralatan, dan mengatur lokasi (misalnya anda akan memotret siluet model). Sebagai contoh adalah 2 foto sebelumnya. Tentu anda bisa memperkirakan waktu pengambilannya. Kondisi cahaya terbaik terjadi saat matahari baru muncul dari balik horizon hingga matahari sudah mulai nampak setengah.
  2. Be creative!
    Tips kedua adalah jadilah kreatif! Meskipun anda hanya memakai DSLR dengan lensa KIT 18-55mm, sementara di sebelah anda ada orang yang memakai lensa 55-200mm VR dengan tripod dan remote shutter, bukan berarti anda kalah! Semuanya tergantung pada pengaturan anda. Saya sarankan agar memakai mode “Manual” supaya anda bisa mengatur sendiri bukaan aperture dan shutter speed.
    Pada saat matahari masih belum muncul dan memperlihatkan sinar jingga, maka atur aperture atau bukaan rana sekitar F13-F9 dan kecepatan shutter antara 1/2 hingga 1/3 detik. Karena shutter akan menutup agak lama, maka stabilkan posisi anda (kalau bisa, duduk atau bersandar pada tembok) untuk menghindari blur. Dengan pengaturan seperti ini, maka akan didapat hasil seperti foto di atas. Tentu saja anda bebas mencoba berbagai macam kombinasi sesuai selera anda.
  3. Cuaca sedikit berawan? Tidak masalah!
    Anda sudah bangun pagi dan bergegas ke pantai, tapi apa daya cuaca berawan. Jangan khawatir, dengan kreativitas yang pas, anda bisa membuat foto yang menarik. Seperti foto di atas, cuaca memang sedikit berawan, tapi setidaknya cahaya jingga matahari masih memberikan kesempatan pada saya untuk memotret siluet 3 ABG yang ceria. Selain itu, cahaya matahari memberikan efek tersendiri pada awan di sekitarnya. Intinya, semua tergantung pada anda sebagai pembidik.

Berikut ada beberapa bonus foto yang saya ambil:

Manfaat Ganda

Bias

Today's Gonna be a Better Day

Sekian tips fotografi dari saya. Tapi apabila tips-nya tidak berkenan, ya tidak usah dipakai. Oh ya, budayakan menghargai hasil karya orang lain dengan cara tidak meng-copy foto-foto saya tanpa izin terlebih dahulu. Bila anda minta izin, pasti saya kasih, apalagi kalau fotonya mau diberikan kepada National Geopgraphic atau koran nasional. Terima kasih!

Hak cipta: Dharma Agastia

About darksiderzukasa

I am a drifter. I do not belong to anyone. I am a free spirit. My words are not tied to any rules.

Posted on Maret 27, 2011, in Tips dan Trik and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. oh gitu..

    eh, sekalian tanya ya..
    mm.. kira-kira kamera dslr apa ya yang cocok untuk pemula? saya pengen belajar,

    makasih,
    ash http://orangecakes.wordpress.com

    • kalo untuk pemula, sebenerny DSLR apapun cocok. kalo saya pakenya Nikon D3000. itu user friendly soalnya kita dikasi tau fungsi dari menu-menu yang ada. tapi untuk pemula sebaiknya tidak beli lensa yang bagus-bagus dulu, cukup pelajari lensa yang dikasi pertama kali.
      semoga membantu😀

  2. nice photo and nice post…cuma horizontalnya perlu diperbaiki…salam…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: