Monthly Archives: Agustus 2011

Lies That Make Life More Gray

Bisa saja aku dituntut secara hukum gara-gara menulis ini, tapi biar saja. This is freedom of speech.

Hidup kita tidaklah pernah jujur. Sama sekali. Saat berkumpul bersama teman-teman satu jurusan di restoran dan kamu sadar kalau kamu tidak bisa makan makanan yang sama dengan mereka, apa yang kamu lakukan? Paksa diri untuk ikut makan meski sudah tahu akibatnya bisa fatal atau lebih memilih tidak makan? Kalau aku sih lebih baik tidak usah makan daripada besok pagi bertapa di kamar mandi. Caranya? Dengan sedikit berbohong agar bisa keluar. Bukannya merupakan siksaan saat perutmu lapar tapi orang-orang di sekelilingmu pada makan semua? Kalau memang bisa pergi, mengapa tidak, lebih baik pergi saja dan makan sendiri. Itulah, aku baru saja berbohong, meski kecil, agar bisa melakukan sesuatu yang lain daripada menahan siksaan. Makanya aku bilang, hidup kita tidak pernah jujur. Herannya, semuanya pada mau masuk surga yang abstrak dan tidak pasti. Surga hanyalah sebuah keadaan pikiran.
Baca terus…

Menjadi Pendengar yang Baik……. dan Rahasia


Sejak matrikulasi mulai, aku tidak punya banyak waktu buat blogging, jadi mungkin hanya bisa update blog sat hari Sabtu dan Minggu saja.
Tinggal di asrama memang tidak buruk. Selain belajar mandiri, bisa ketemu banyak teman dari berbagai tempat dan latar belakang. Nah, tempat paling enak di asramaku adalah saung alias bangunan semacam gazebo yang terletak di halaman asrama. Kenapa aku bilang enak, padahal daerah Cikarang panasnya minta ampun meskipun malam hari?
Baca terus…

Sunday Hotspot: President University

Hi there, I finally managed to find some time to update the Sunday Hotspot section. I’ve been quite busy because it’s my first week of transferring into a new campus called President University. Thus, I’ll make it the Sunday Hotspot for this week. Okay let’s get down to business.

President University is located in Jababeka, Cikarang. The first, most basic thing to know is: it’s hot like hell. I’m not exaggerating. Ever wanted to experience global warming? You’ve come to the right place. This university is located in an industrial district, which means, you’re far from the bustle of the metropolitan. The air is not fresh, even in the morning. If you look at the horizon, you’ll see smog. Lots of it. When that clock reaches 12pm, consider yourself baked. The atmosphere is merciless here. Thank god there’s air conditioner.
Read more…

My Opinion about Matriculation Program at PresUniv

The first month of my college years at President University start off with a matriculation program. I’ve rarely heard this word before, so I really don’t know what it really means. I think the better term is “Pre-University Bridging” since the program focuses on English and soft skills to help aid me in my college years.
Read more…

Why Did I Choose to Study at PresUniv?

Well, now I’ve just started my college years at a private university in Indonesia. The university is called President University. It’s a private university in Jababeka, Cikarang, near Jakarta. It’s fairly new and still not well-known. I knew about it from the marketing department who delivered a presentation at my school.
Now, for the big question: Why did I choose to spend my college years here?
Read more…

The Next Step

PERHATIAN. Sebelum membaca lebih lanjut, anda telah diperingati bahwa post berikut tidak terlalu penting. Jika memang ragu membaca, silahkan kunjungi artikel lain di PersonaLity.

Akhirnya. Dalam beberapa hari, aku kuliah. Teman baru, sekolah baru, dan asiknya, identitas baru. Iya, identitas baru. Itu enaknya melangkah ke jenjang berikutnya. Meski masih ada beberapa sahabat yang ikut serta dan mengetahui identitas lama kita, tapi lebih banyak orang baru yang memungkinkan aku membentuk sebuah identitas baru.

Mungkin ada yang bertanya, mengapa aku suka sekali, mencari identitas baru? Mungkin hanya sebagai penyegaran. Kita tidak harus selalu menjadi orang yang sama seumur hidup. Ada banyak topeng dalam hidup yang bisa kita gunakan, lalu buang, lalu pakai lagi saat diperlukan. Seperti mengganti senjata sesuai kondisi. Tentunya, kepribadian mungkin susah diubah. Menjadikan diri baru itu lumayan enak. Kita bebas mengganti apapun pada diri, jadi jangan terlalu terpaku pada suatu “cap” yang sudah diberikan orang lain atau diri sendiri.

Melangkah lebih lanjut juga berarti melepas derita.
Baca terus…

Etika Ramadhan


Marhaban yaa Ramadhan! Tidak terasa bulan puasa sudah kembali mengunjungi kita. Ya, meski saya bukan beragama Islam, saya tetap mengucapkan “Selamat Menunaikan Ibadah Puasa” kepada saudara-saudara Muslim yang menjalankannya. Meski tidak seagama, kita tetap perlu menjalankan toleransi untuk menghormati keyakinan Muslim pada bulan sucinya. Anda merasa tidak tahu caranya? Tidak perlu khawatir, simaklah tips berikut.

Ucapkan selamat! Meski anda bukan Muslim, tapi mereka menghargai anda apabila anda sekedar mengucapkan “Selamat Ramadhan” pada mereka. Mereka senang mendengarnya karena mereka tahu anda sudah menunjukkan sedikit kepedulian.

Dorongan positif. Kawan Muslim kita berpuasa atas keinginan mereka sendiri, jadi anda tidak perlu merasa kasihan pada mereka. Sebaliknya, anda bisa menyemangati mereka agar bisa menjalankan puasa mereka secara penuh. Mereka tidak bisa di-“selamatkan” oleh anda, hanya jarum jam yang mendekati angka enam yang bisa.

Waktu makan. Di lingkungan kerja atau sekolah, anda tidak perlu takut makan di depan mereka. Mereka menganggapnya sebagai sebuah ujian. Hanya saja, jangan memakan makanan yang terlalu berbau enak.
Baca terus…