First Glance: Phi Brain – Kami no Puzzle [Fall 2011]



Sebuah anime dengan genre puzzle mengisi deretan anime Fall 2011 berjudul Phi Brain – Kami no Puzzle. Tidak banyak anime macam ini, mungkin sedikit (yang bagus). Oke langsung ke ceritanya.
Daimon Kaito adalah siswa Root Gakuen, sebuah sekolah hi-tech yang memiliki beberapa siswa jenius. Siswa jenius ini diberikan titel seperti Galileo, Edison, dan lainnya. Kaito tergolong siswa jenius di bidang puzzle, dan dia bisa memecahkan puzzle dengan mudah. Suatu hari, saat Kaito sedang bermain dengan handheld yang didapatnya dari ketua klub puzzle, ia mendapat undangan dari Minotaur untuk memecahkan the Unsolvable Puzzle, yaitu puzzle tersulit yang konon hanya bisa dipecahkan oleh Einstein. The Unsolvable Puzzle ini adalah sebuah labirin besar dengn banyak perangkap, dan bersama dengan teman ceweknya, Nonoha, Kaito mencoba memecahkan puzzlenya. Dengan bantuan ingatan tajam dan daya pengamatan Nonoha, Kaito berhasil memecahkan puzzlenya dengan mengikat kontrak dengan Orpheus, yang bersemayam di gelang yang dipakai Kaito di gelangnya. Kaito dihadapkan dengan sebuah puzzle kompleks yang tidak bisa dipecahkannya, namun di saat terdesak, kekuatan otak Kaito – Phi Brain – dibangunkan oleh gelang Orpheus. Akhirnya Kaito berhasil keluar dari labirin Minotaur.

Undangan puzzle terus berdatangan ke handheld milik Kaito. Kaito kemudian bertemu dengan jenius dengan titel Galileo, Sakanoue Gammon, yang menyebalkan. Kaito kemudian mengetahui tentang POG, sebuah organisasi rahasia yang memberikan puzzle kepada orang-orang tertentu, dan handheld yang dibawa Kaito adalah mesin penerimanya. Kaito juga bertemu dengan jenius bertitel Edison, Cubic. Daimon Kaito menjadi perhatian POG setelah menyelesaikan banyak puzzle susah. Apa selanjutnya?

Oke, mungkin dari artwork bisa ditebak siapa yang membuat anime ini. Ya, Sunrise. Untuk artwork Sunrise, tidak bisa dipungkiri lagi, memang bagus. Untuk sementara, jalan ceritanya masih di tahap awal, jadi belum bisa menilai plot dulu. Yang jelas, ceritanya cukup menarik dan bikin penasaran. Musicnya lumayan bagus, apalagi lagu OP berjudul “Brain Diver” yang dibawakan Mayn, tapi apa ini perasaanku saja, aku merasa seperti menonton Yu-Gi-Oh! saat menonton ini.
Yang menjadi kelemahan terbesar anime ini adalah kadang tidak diperlihatkan cara pengerjaan puzzlenya, langsung hasilnya saja. Mungkin memang agar penonton ikut berpikir, atau memang strategi Sunrise sendiri. Dan terkadang ada beberapa scene yang terkesan diburu-buru. Tapi di luar itu, anime ini wajib ditonton oleh pengikut setia Sunrise dan mungkin pecinta puzzle.

About darksiderzukasa

I am a drifter. I do not belong to anyone. I am a free spirit. My words are not tied to any rules.

Posted on Oktober 21, 2011, in Anime, Indonesia and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: