Review: C3 – CubeXCursedXCurious [Fall 2011]



C3 sudah lama tamat, tapi dikarenakan liburan, aku baru bisa membuat review-nya sekarang. C3, seperti yang sudah aku jelaskan di First Glance-nya, adalah sebuah anime yang sangat bagus, terutama dari segi character design.

Cerita C3 terbagi dalam 2 arc besar, pertama arc Fear dan kedua arc Kirika, masing-masing dengan musuh kuatnya sendiri. Fear berhadapan dengan Sovereignty dan Peavy, sedangkan di arc Kirika, Haruaki dkk berhadapan dengan seorang anggota Family Biblio yang bernama Alice Bivorio Basskriegh yang mencoba mengajak Fear bergabung ke dalam Family. Aku tidak ingin men-spoiler ceritanya, itu tugas pembaca untuk menontonnya.


Oke, sekarang kita lihat tokoh-tokohnya. Fear, si cewek utama, adalah sebuah Waas atau alat terkutuk. Fear Kubrick (nama asli: Fear-in-Cube) bisa berubah menjadi 32 alat penyiksa. Dari Iron Maiden Casket hingga Perforator, Fear, sesuai namanya, benar-benar menakutkan. Kutukan inilah yang ingin ia hilangkan. Dalam beberapa episode, Haruaki memasukkan Intelligence Disc ke dalam Fear. Setiap kali Intelligence Disc dimasukkan, kutukan Fear semakin berkurang. Tetapi, sejauh ini, hanya 2 Intelligence Disc yang sudah dimasukkan. Fear adalah pettanko tsundere yang sangat lucu, polos, dan imut. Sifatnya yang kekanakan sangat memikat, ditambah kelucuannya. Tapi, Fear bisa berubah menjadi psikopat begitu trigger-nya terpicu.

Haruaki adalah si lucky bastard dalam harem ini. Kenapa begitu? Karena dia dikelilingi 3 cewek yang suka padanya. Haruaki kebal terhadap kutukan secara alami, jadi ia bisa bergaul bersama Waas tanpa terkena efeknya. Haruaki adalah seorang cowok yang santai dan terkadang tidak peka. Haruaki sendiri kerap dihajar oleh Konoha karena Konoha menyangka Haruaki berbuat mesum dengan Fear, terutama di episode 5. Haruaki tidak punya senjata, jadi, Konoha-lah yang menjadi senjata Haruaki.

Konoha adalah wujud manusia dari pedang Muramasa. Cewek berdada besar ini sangat takut dengan darah dan bisa berubah menjadi Muramasa yang biasanya dipegang Haruaki. Pedang Muramasa memiliki kemampuan untuk meng-counter serang musuh dan mengalahkan musuh dengan tenaganya sendiri. Konoha sering cemburu bila melihat Fear dan Haruaki bersama.

Kirika adalah ketua kelas yang memiliki Waas bernama Gintsmag’s Love, yang membuatnya tidak bisa mati, dan River of Black Strings, benang-benang hitam yang biasa digunakan Kirika untuk menyerang. Kirika sebenarnya suka pada Haruaki dan sering berkompetisi melawannya dalam lomba memasak harian yang mereka adakan.

Anime ini dipenuhi oleh komedi, darah, dan fanservice yang tepat waktu. Action-nya pas battle juga lumayan, tapi sayangnya terasa singkat dan cepat. Fear adalah unsur komedi utama dalam anime ini, ditambah Konoha yang suka salah paham.

Haruaki berada di tempat yang salah pada waktu yang salah...

Fanservice di anime ini tidak terlalu banyak, juga tidak terlalu sedikit. Intinya, cukup dan tidak terlalu vulgar. Paling hanya mild nudity saja, tidak lebih. Malah, otak kita diarahkan untuk berpikir mesum pada beberapa scene.

Haruaki memasukkan Intelligence Disc ke Fear. Ingat, kubus itu adalah wujud asli Fear yang tidak memakai pakaian sama sekali...

Untuk music, ada 2 lagu OP yaitu Endless Story yang dinyanyikan oleh seiyuu Fear (Tamura Yukari), dan Shirushi yang dinyanyikan oleh seiyuu Kirika (Eri Kitamura). Kedua lagu ini cukup bagus dan pelan. Lagu ED juga ada 2, yaitu Yukihana (Eri Kitamura) dan Sympathy of Love (Tamura Yukari). Kedua lagu ED ini sangat pelan dan lembut, cocok dengan judulnya.

Kesimpulannya, anime ini layak tonton dan cukup bagus. Sayangnya, di awal-awal, ceritanya terkesan diburu-buru sampai-sampai aku hampir tidak bisa menangkap maksudnya. Namun, lama-lama ceritanya jelas. Sialnya lagi, ending-nya sepertinya menggantung, jadi ada kemungkinan season 2 keluar.

About darksiderzukasa

I am a drifter. I do not belong to anyone. I am a free spirit. My words are not tied to any rules.

Posted on Januari 10, 2012, in Anime, Indonesia and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: