First Glance: Sankarea [Spring 2012]


Setelah Kore wa Zombie Desuka of the Dead, Sankarea muncul sebagai anime yang menawarkan cerita romance antar manusia dan zombie. Dan percayalah, ceritanya jauh lebih bagus daripada Twilight. Kalau boleh aku tambahkan, Rea sebagai tokoh heroine sangat moe.

Ceritanya terfokus pada Furuya, seorang siswa SMA yang agak aneh. Keluarganya merupakn keluarga pendeta dan mereka memiliki sebuah kuil. Furuya terbilang agak aneh karena ia tertarik dengan zombie, sampai-sampai menginginkan pacar zombie. Di kamarnya sendiri, ia memiliki berbagi jenis pernak-pernik yang berhubungan dengan dunia occult dan supernatural. Bahkan, tontonan sehari-harinya adalah film zombie.

Furuya saat memegang mayat Babu, kucingnya, yang mati ditabrak mobil.

Di sisi lain, muncullah Rea. Rea adalah putri kepala yayasan SMA putri di seberang SMA Furuya. Dari luar, Rea berpenampilan dan bertingkah layaknya ojousama, cantik dan sempurna dalam berbagai hal. Namun, sebenarnya Rea hanya ingin bebas dari kekangan orang tuanya. Ayahnya memiliki cinta yang aneh kepadanya, begitu anehnya sampai-sampai setiap tahun ayahnya memotret tubuh Rea (pelecehan seksual?).

Sureeeeee...

Mereka berdua bertemu di bangunan rumah sakit tua di atas gunung. Awalnya, Furuya sedang berusaha menghidupkan kembali kucingnya yang bernama Babu, yang mati karena ditabrak mobil. Furuya menemukan sebuah buku tua di lotengnya yang menjelaskan tentang ramuan yang bisa menghidupkan kembali makhluk yang sudah mati. Agar tidak diketahui siapa-siapa, Furuya memilih bekerja di rumah sakit tua ini. Pada suatu malam, Furuya secara tidak sengaja mengintip Rea yang berteriak ke dalam sumur di halaman rumah sakit.

Rea berteriak ke dalam sumur karena tidak tahan menghadapi ayahnya. Dasar ayah cabul.

Rea tertarik dengan eksperimen Furuya, dan berusaha membantu Furuya. Furuya juga memperkenalkan Rea pada dunia zombie, dan menjelaskan tentang impiannya. Semuanya berjalan lancar… hingga tiba hari dimana ayah Rea memergoki Rea kembali ke rumah diam-diam di malam hari…

Furuya yang mencoba membuat ramuan yang bisa menghidupkan kembali Babu. Rea yang membuatnya berhasil.

Rea yang sudah putus asa lalu meminum racun yang dibuatnya bersama Furuya…

Rea sudah tidak tahan lagi dengan hidupnya, maka jalan terbaik adalah meminum racun yang dibuatnya.

Meski bukan seperti Kore wa Zombie desuka yang lebih menekankan pada komedi dan fanservice, Sankarea lebih fokus pada cerita romance antara Furuya dan Rea. Dalam anime ini, Furuya digambarkan sebagai si cuek tapi kadang perhatian, dan Rea sebagai princess yang ingin bebas. Memang terdengar sangat klise, tapi itu cerita yang tidak akan bosan apabila digarap dengan bagus. Kalau dilihat dari artwork, Sankarea terbilang lumayan, terutama karakter Rea yang digambar dengan sangat bagus. Oh iya, untuk musik, Sankarea memiliki OP dan ED yang cukup bagus. Jadi, untuk para penikmat occult yang juga ingin menonton sedikit romance, Sankarea bisa jadi pilihan tepat.

About darksiderzukasa

I am a drifter. I do not belong to anyone. I am a free spirit. My words are not tied to any rules.

Posted on April 16, 2012, in Anime, Indonesia and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. tapi bagian awalnya aja, lama2 jadi banyak FSnya juga

    dari awal genre nya emang ecchi
    *hammer*

    btw nice post
    *biggrin*

  2. @AMZMA: sebenarnya bisa bikin tema sendiri, tapi harus bayar biar bisa customize script CSS-nya

  3. jiaa~h -_-
    kirain ada triknya

    btw, mana review nya nih ƪ(‾ε‾“)ʃ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: