Category Archives: English

PersonaLity in English. Time to go global!

Sunday Hotspot: Rafting di Sungai Cicatih

Rafting (aku yang baju hijau)

Sudah lama aku tidak menulis di bagian Sunday Hotspot lagi, dikarenakan aku sama sekali tidak tahu harus pergi ke mana. Sejauh ini, aku masih belum terlalu berani pergi jauh-jauh dari asrama tanpa teman seperjalanan. Namun, akhirnya aku bisa pergi rafting bersama anggota DiverVenture, kelompok Mapala di President University. Meski harus merogoh kocek 350 ribu, pengalaman rafting ini sepadan dengan uang yang aku keluarkan.

Sebenarnya aku rafting pada hari Sabtu, 11 Februari 2012, tapi lebih baik aku masukkan saja ke rubrik Sunday Hotspot karena cocok dimasukkan ke sana.
Baca terus…

Iklan

Should There be an “E” in “E-Book”?


Maybe all of us know the term “e-book” right now, but I’ll use the definition from Wikipedia just in case some of you don’t know yet.

…The Oxford Dictionary of English defines the e-book as “an electronic version of a printed book,”…

E-books have seen a very significant rise in usage since the year 2000. Back then, e-books were very limited, which resulted in very little people wanting to buy an e-reader just to read e-books. They were also expensive back then, costing almost the same as a hardcover book. But now, a lot of textbooks, even popular books, are in digital format. A lot of websites offer them for free, too. Then, I started to ask myself, “Should I use e-books, or should I just stick to old, paperback books?”

Read more…

Orientasi di President University – Part 3 (end)

sambungan dari Orientasi di President University – Part 2

Hari 5-6: Final Days

Hari ini, 8 September 2011, adalah hari paling mencurigakan karena beredar informasi tentang suatu acara rahasia yang akan diadakan malam nanti. Acara paginya sama seperti biasa. Menurut buku panduan, kegiatan hari ini adalah kegiatan social seperti menanam pohon dan membantu rakyat serta mendaur ulang sampah menjadi benda berguna. Grup dibagi 3 untuk masing-masing kegiatan, dan aku mendapatkan bagian menanam pohon. Jadi, aku digiring ke auditorium untuk mendengarkan kata-kata dari pejabat kota. Aku jadi merasa acara ini adalah acara yang didalangi pejabat sampai-sampai ada live music. Setelah pidato yang membosankan, akhirnya acara yang sebenarnya dimulai. Jadi, aku digiring ke belakang kampus, di mana pohon sudah siap, lubang sudah digali, tinggal memasukkan kompos dan pohonnya lalu menutup lubang. Gampang.
Setelah menanam pohon, aku dibawa ke kelas untuk pembagian jadwal kuliah. Nah, saat inilah jadwal mulai kacau. Lalu, aku disuruh ke auditorium lagi untuk mendengarkan kata-kata sambutan dari rektor. Yah, mau tidak mau aku harus mendengarkan.
Baca terus…

Orientasi di President University – Part 2

sambungan dari Orientasi di President University – Part 1

Hari 3: Ceramah dan Pantat Sakit

Sirene meraung lagi saat 6 September 2011, 06.00 WIB,. Acara setiap pagi sama, briefing dan sarapan lalu pengecekan dari divisi keamanan. Masih saja ada yang salah kostum dan telat datang. Untungnya hukumannya spesifik, tidak semuanya kena, hanya yang melanggar saja. Memang sudah seharusnya begitu kan.
Acara hari ini, seperti yang tertulis di buku, adalah ceramah lagi tentang BEM dan Senat, di sini dikenal sebagai PUSU dan PUSC, info akademik, ekshibisi Unit Kegiatan Mahasiswa, dan gathering jurusan. Aku digiring ke kampus dan ternyata di lobby depan sudah terpasang layar dan LCD. Berarti aku akan duduk lesehan selama hampir 6 jam. Kasihan pantatku.
Pertama adalah perkenalan PUSU dan PUSC. Aku tidak terlalu memperhatikan karena aku tidak tertarik mengikuti organisasi seperti itu. Jadi aku melamun sampai ceramahnya selesai. Acara berikutnya adalah gathering jurusan, jadi aku digiring ke lantai 4 dengan ditemani perintah divisi keamanan. Di sana, aku berkumpul dengan teman-teman satu jurusan beserta senior, jadi waktu itu digunakan untuk saling kenalan dan bertanya.
Setelah selesai, aku kembali digiring ke lobby untuk makan siang dan ceramah berikutnya tentang UKM di universitas. Lagi-lagi aku duduk lesehan di lantai keramik yang keras. Kakiku sudah benar-benar pegal dan kita duduk berdesak-desakan.
Baca terus…

Orientasi di President University – Part 1

Oke, saat mulai kuliah, pasti ada satu kata yang tidak asing lagi. Apa itu? OSPEK! Kata ini selalu muncul saat awal kuliah dan biasanya menjadi bahan pembicaraan di antara mahasiswa baru yang bersiap menjadi korban seniornya. Bagaimana tidak, kata OSPEK sudah identik dengan kesibukan yang melelahkan fisik dan mental.
Sebagai blogger, aku merasa wajib memberikan ulasan tentang kegiatan OSPEK yang terjadi di President University, tempat aku berkuliah. Maaf bila tidak ada foto bukti, karena selama OSPEK tidak boleh membawa kamera ataupun handphone. Jadi, tanpa menunggu lebih lama, kira-kira beginilah jalannya Orientasi 2011 di President University.
Secara umum, program orientasi tidak terlalu “berat”. Tidak ada tugas yang bertumpuk-tumpuk, tidak ada amarah dari atasan (ada sedikit), dan tidak ada mencari barang-barang yang sudah tidak ada lagi di pasaran. Intinya, orientasi di sini masih sangat berperikemanusiaan.
Baca terus…

Sunday Hotspot: President University

Hi there, I finally managed to find some time to update the Sunday Hotspot section. I’ve been quite busy because it’s my first week of transferring into a new campus called President University. Thus, I’ll make it the Sunday Hotspot for this week. Okay let’s get down to business.

President University is located in Jababeka, Cikarang. The first, most basic thing to know is: it’s hot like hell. I’m not exaggerating. Ever wanted to experience global warming? You’ve come to the right place. This university is located in an industrial district, which means, you’re far from the bustle of the metropolitan. The air is not fresh, even in the morning. If you look at the horizon, you’ll see smog. Lots of it. When that clock reaches 12pm, consider yourself baked. The atmosphere is merciless here. Thank god there’s air conditioner.
Read more…

My Opinion about Matriculation Program at PresUniv

The first month of my college years at President University start off with a matriculation program. I’ve rarely heard this word before, so I really don’t know what it really means. I think the better term is “Pre-University Bridging” since the program focuses on English and soft skills to help aid me in my college years.
Read more…

Why Did I Choose to Study at PresUniv?

Well, now I’ve just started my college years at a private university in Indonesia. The university is called President University. It’s a private university in Jababeka, Cikarang, near Jakarta. It’s fairly new and still not well-known. I knew about it from the marketing department who delivered a presentation at my school.
Now, for the big question: Why did I choose to spend my college years here?
Read more…