Category Archives: Curhat

Post berisi curhatan seorang blogger menghadapi dunia nyata.

Catatan Akhir Tahun: New Year’s Resolution


Halo pembaca PersonaLity! Seminggu lagi, seminggu saja, tahun 2011 akan berakhir. Ya, 2012 menanti kita dengan segala misterinya. Bicara soal tahun baru, biasanya kita memiliki sebuah resolusi tentang apa yang kita inginkan di tahun mendatang. Ya, sebuah resolusi tahun baru. Di Catatan Akhir Tahun yang dulu, aku menjelaskan soal perjalanan PersonaLity hingga jadi blog yang seperti sekarang anda baca. Di Catatan Akhir Tahun sekarang, aku ingin berbagi soal resolusi tahun baruku.
Baca terus…

Iklan

Semester Pertama: Terlalu Banyak Perubahan

Catatan Akhir Tahun

Tidak terasa sudah satu semester aku lalui. Iya, satu semester di President University itu 4 bulan. Makanya aku bisa lulus cepat nanti. Terlepas dari itu, terlalu banyak perubahan terjadi dalam waktu 4 bulan itu, perubahan yang perlahan-lahan mulai membentukku.
Baca terus…

Lies That Make Life More Gray

Bisa saja aku dituntut secara hukum gara-gara menulis ini, tapi biar saja. This is freedom of speech.

Hidup kita tidaklah pernah jujur. Sama sekali. Saat berkumpul bersama teman-teman satu jurusan di restoran dan kamu sadar kalau kamu tidak bisa makan makanan yang sama dengan mereka, apa yang kamu lakukan? Paksa diri untuk ikut makan meski sudah tahu akibatnya bisa fatal atau lebih memilih tidak makan? Kalau aku sih lebih baik tidak usah makan daripada besok pagi bertapa di kamar mandi. Caranya? Dengan sedikit berbohong agar bisa keluar. Bukannya merupakan siksaan saat perutmu lapar tapi orang-orang di sekelilingmu pada makan semua? Kalau memang bisa pergi, mengapa tidak, lebih baik pergi saja dan makan sendiri. Itulah, aku baru saja berbohong, meski kecil, agar bisa melakukan sesuatu yang lain daripada menahan siksaan. Makanya aku bilang, hidup kita tidak pernah jujur. Herannya, semuanya pada mau masuk surga yang abstrak dan tidak pasti. Surga hanyalah sebuah keadaan pikiran.
Baca terus…

The Next Step

PERHATIAN. Sebelum membaca lebih lanjut, anda telah diperingati bahwa post berikut tidak terlalu penting. Jika memang ragu membaca, silahkan kunjungi artikel lain di PersonaLity.

Akhirnya. Dalam beberapa hari, aku kuliah. Teman baru, sekolah baru, dan asiknya, identitas baru. Iya, identitas baru. Itu enaknya melangkah ke jenjang berikutnya. Meski masih ada beberapa sahabat yang ikut serta dan mengetahui identitas lama kita, tapi lebih banyak orang baru yang memungkinkan aku membentuk sebuah identitas baru.

Mungkin ada yang bertanya, mengapa aku suka sekali, mencari identitas baru? Mungkin hanya sebagai penyegaran. Kita tidak harus selalu menjadi orang yang sama seumur hidup. Ada banyak topeng dalam hidup yang bisa kita gunakan, lalu buang, lalu pakai lagi saat diperlukan. Seperti mengganti senjata sesuai kondisi. Tentunya, kepribadian mungkin susah diubah. Menjadikan diri baru itu lumayan enak. Kita bebas mengganti apapun pada diri, jadi jangan terlalu terpaku pada suatu “cap” yang sudah diberikan orang lain atau diri sendiri.

Melangkah lebih lanjut juga berarti melepas derita.
Baca terus…

Seorang Anak dan Rp 10.000


Cerita ini aku dapat dari forum Kaskus, tapi saya lupa thread spesifiknya. Dan aku menceritakan kembali ceritanya semirip aslinya, karena tidak memakai copy paste.
Oke, begini ceritanya:
Baca terus…

An Anime Valentine

Tanggal 14 Februari. Hal apa yang terlintas pertama kali saat mendengar tanggal itu? Yup, Valentine. Hari berbagi kasih sayang kepada sesama. Ada banyak tradisi Valentine di belahan dunia, namun ada 2 versi umum yang dipakai.
Versi pertama, cowok memberikan hadiah kepada cewek. Ini adalah tradisi yang umum berlaku di Indonesia (menurut pengamatan sekilas).
Versi kedua, cewek memberikan cokelat pada cowok. Tradisi ini berlangsung di Jepang. Ada dua jenis cokelat yang diberikan yaitu giri choco yaitu cokelat yang diberikan pada rekan kerja atau teman. Yang kedua adalah yang paling spesial, honmei choco yaitu cokelat spesial yang biasanya dibuat sendiri oleh cewek untuk diberikan kepada kekasihnya atau cowok yang disukainya.
Ngomong-ngomong soal Valentine, mungkin agak berlebihan mengharapkan sebuah “anime Valentine” seperti momen ini.
Baca terus…

Mencontek, Apa Kata Dunia?


Halo semuanya, baru dapet blogging setelah selesai ujian pemantapan UN selesai. Dan selama ini, ada satu kejadian yang tidak akan pernah bisa lepas dari kalangan pelajar kita: MENCONTEK.
Kalau zaman dulu, kan pake kerpekan yang dioper ke seluruh kelas secara sembunyi-sembunyi. Tapi zaman sekarang HP-lah yang sering digunakan. Kecil, silent, menjangkau seluruh Indonesia, dan (hampir) setiap orang punya. Inilah salah satu senjata andalan kalangan pencontek untuk meraih nilai tinggi saat ujian.
Saya tidak menghakimi siapapun, dan saya tidak berkoar-koar kalau saya orang alim (saya sering juga nyontek kok), tapi saya hanya mencoba memberikan sebuah gambaran akan sistem pendidikan kita dari sudut pandang saya.

Pertama, saya akan menceritakan tentang kejadian yang terjadi selama ujian pemantapan. Banyak beredar kunci-kunci jawaban melalui SMS yang diklaim merupakan kunci yang benar. Nah di sinilah mental kita diuji. Apakah kita akan mentah-mentah menerimanya, menerimanya dengan filter, ataukah mengabaikannya?
Kalau saya pilih mengabaikan saja. Kenapa? Karena kunci tersebut mungkin saja nggak bener. Bayangkan, bagaimana bisa seseorang tahu soal yang akan muncul pada ujian, kecuali pembuatnya? Dari sana saja sudah terlihat bahwa kunci tersebut hanya spekulasi belaka, tidak dapat dipercaya. Tapi, banyak juga yang memakainya. Hal ini membuktikan bahwa banyak sekali siswa kita terlalu takut untuk mempercayai naluri dan kemampuan mereka sendiri.
Baca terus…

Perjalanan selama Tahun 2010

Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 2010 dan menyambut tahun 2011. Saya sendiri berharap tahun 2011 menjadi tahun yang lebih baik karena tahun depan saya sudah mesti ikut Ujian Nasional dan berbagai tes masuk universitas yang cukup sulit. Semoga saya bisa lulus, aminn…
Tapi hal yang paling menonjol selama perayaan tahun baru ini: SUARA MERCON! Nggak malem, nggak siang, selalu saja ada suara CDAR CDAR! Dan semuanya sudah mulai dari malam Natal lalu. Sampe heran, dari mana orang-orang bisa dapet duit buat hura-hura seperti itu. Satu tips kalau mau beli mercon dan kembang api, belilah pada siang hari tanggal 31 Desember. Kenapa? Karena biasanya kita bisa dapet harga lebih murah. Bayangkan, saya dapet sekitar 6 mercon besar dengan harga 75 ribu saja. Kalau dibandingkan dengan membeli pada hari-hari sebelumnya, harganya bisa jauh lebih mahal. Mungkin alasannya mau menghabiskan stok ya 😀
Baca terus…