Arsip Blog

Publikasi di Jurnal Ilmiah Sebagai Syarat Lulus Terancam Gagal!

Tidak ada habis-habisnya membicarakan pendidikan di Indonesia. Dari SMA, aku suka menulis soal problem pendidikan di sekolahan. Sekarang, kemampuan berpikir kritisku mulai meningkat sejak duduk di bangku kuliah, dan aku suka membicarakan filosofi. Tapi sekarang, sebuah kebijakan pemerintah yang baru bisa menjadi mimpi buruk semua calon sarjana di Indonesia. Ya, mungkin yang rajin baca koran sudah tahu apa maksudku.

Muhammad Nuh, Mendiknas


Kewajiban lulusan S-1, S-2, dan S-3 untuk mempublikasikan karya ilmiah di jurnal ilmiah. Hanya karena Malaysia menerbitkan jurnal ilmiah lebih banyak dari kita, Mendiknas langsung iri dan memaksa calon sarjana kita untuk lebih giat menulis sampai-sampai membuat sebuah peraturan.

Kebijakan ini menyulut kontroversi yang benar-benar panjang. Apa gerangan yang ada di pikiran pemerintah? Aku akan mencoba membahas kebijakan baru ini dan menyampaikan argument yang berkaitan, karena sejujurnya, kebijakan baru ini benar-benar harus mendapat tertawaan.
Baca terus…

Iklan

6 Perbedaan SMA dan Kuliah


Sewaktu SMA, mungkin kalian semua masih hidup dengan santai. Semuanya bilang masa-masa SMA adalah yang paling indah. Itu benar. Tapi, semua yang bagus pasti berakhir. SMA juga begitu. Begitu SMA berakhir, kuliah menanti. Atau mungkin juga ada yang memilih menjadi operator warnet. Buat yang memilih jalur kuliah, lebih singkirkan segala macam persepsi soal kuliah yang ideal dan hadapi kenyataan yang ada! Kuliah itu tidak sama dengan SMA. Yang sama hanyalah satu: kamu tetap belajar.

Baca terus…