Arsip Blog

Memahami Pop Sub-Culture: Kerumitan yang Disengaja

Berawal dari sebuah diskusi kecil di Twitter yang benar-benar singkat, aku jadi ingin menulis post ini. Semuanya berawal dari tweet ini:

Dan kemudian aku menerima beberapa penjelasan dari dua orang berbeda, di mana salah satunya adalah penggemar K-Pop asli dan yang satunya setengah Japan setengah Korea. Gara-gara ini, aku jadi kepikiran, mengapa antar 2 sub-culture ini mesti memiliki banyak kata-kata berbeda yang seharusnya bisa berarti sama? Kenapa tidak membuat satu kata yang seragam untuk digunakan?
Baca terus…

Iklan